Rabu, 08 Feb 2023
  • Selamat Datang di Official Website PESANTREN NURUL IHSAN Cilacap Berakreditasi A - The Next Generations © 2020 - All Rights Reserved.

Roda Kehidupan

RODA KEHIDUPAN

Khutbah Jum’at di Masjid Agung Darussalam Purbalingga, 9 Muharram 1439 H / 29 September 2017

KHUTBAH PERTAMA:

إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله.

“يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُسِلِِ

“”أ ”وووووووووووووووووووو وووو وو ذ ذذذذ ذذذذ ذذذذذذذذذذذذ الووووووووووووووووووووووووووanjawawawaw masing-masing-teman teman-teman-teman-teman-teman الamءfalan …

“يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُو َ َ ً ً ْ ْ ْ

أما بعد, فإن خير الحديث كتاب الله, الهدى هدى محمد وخير  صلى الله عليه وسلم  , وشر الأمور محدثاتها, كل بداب

Jama’ah Jum’at  rahimakumullah …

Mari kita tingkatkan ketaqwaan kepada Allah  ta’ala  dengan ketaqwaan yang sebenar-benarnya; yaitu mengamalkan apa yang diperintahkan oleh-Nya dan Rasul-Nya  shallallahu ‘alaihi wasallam  serta menjauhi apa yang dipasang oleh-Nya dan Rasul-Nya  shallallahu’ alaihi wasallam.

Jama’ah Jum’at yang semoga dimuliakan Allah…

Roda Kehidupan. Itulah barangkali salah satu jawaban yang pas untuk evaluasi perjalanan kita di dunia yang fana ini. Roda yang berputar, terkadang di atas dan kadang pula di bawah. Ada Kehidupan dan ada kematian. Ada kondisi sehat dan ada kondisi sakit. Ada rasa senang dan adapula rasa susah. Ada yang kaya dan ada yang miskin. Ada yang naik jabatan dan ada yang naik dari jabatan. Ini semua adalah bagian dari ujian kehidupan.

Allah ta’ala berfirman,

“وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً”

Artinya: “Kami (Allah) akan meminta kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan”. QS. Al-Anbiya ‘(21): 35.

Beruntunglah para manusia yang berhasil dan berhasil melewati berbagai ujian yang sangat beragam tersebut dengan baik ..

Kaum muslimin dan muslimat yang kami hormati…

Tidak mudah memang untuk berhasil dalam berbagai macam ujian yang sangat beragam itu. Ada yang berhasil saat memenangkan dengan kekayaan, namun belum berhasil kompilasi dengan kemiskinan. Ada pula yang sebaliknya; sukses saat berhadiah dengan uang, tetapi gagal kompilasi dengan uang

Ada yang berhasil saat mengiklankan dengan kesehatan, namun gagal mengompensasi dengan sakit. Lebih dari itu, ada yang berhasil saat disetujui dengan sakit, tetapi gagal kompilasi yang disetujui dengan kesehatan.

Ada yang berhasil saat mendapat ujian naik jabatan, namun gagal saat memenangkan pemilihan. Adapula yang sebaliknya, berhasil saat mendapat ujian turun jabatan, namun gagal kompilasi naik jabatan.

Bagaimanaakah agar kita bisa berhasil dalam menyelesaikan berbagai macam ujian yang beragam tadi?

Faktor pertama dan utama yang perlu hamba, adalah taufik dan bantuan dari Allah ta’ala.

Jama’ah Jum’at yang dirahmati Allah …

Taufik dari Allah adalah karunia yang diberikan-Nya kepada yang diundang yang Dia kehendaki. Tidak peduli apakah ia pejabat atau rakyat jelata, pria atau wanita, tua atau muda, bersuku Jawa atau Sunda atau Sumatra. Semua berpeluang untuk mendapatkan hadiah istimewa tersebut.

Namun, kita semua dituntut untuk berusaha dan berikhtiar dalam mengejar karunia itu. Salah satu bentuknya adalah dengan mengamalkan nasehat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berikut ini,

“تَعَرَّفْ إِلَى اللهِ فِي الرَّخَاءِ يَعْرِفْكَ فِي الشِّدَّةِ”

“Kenalilah Allah saat lapang; niscaya Dia akan mengenalimu kompilasi membawa susah ”. SDM. Al-Hakim dari Ibn Abbas radhiyallahu ‘anhuma dan dinyatakan sahih oleh al-Albaniy.

Dalam kitab Jâmi ‘al-‘Ulûm wa al-Hikam, Imam Ibn Rajab rahimahullah menjelaskan makna hadits di atas. Maksud dari menyetujui Allah saat lapang adalah: bertakwa kepada-Nya dan juga mengizinkan-Nya. Barang siapa yang membicarakan hal itu, maka ia telah mengenal Allah. Ia memiliki hubungan istimewa dengan-Nya. Nah, kompilasi ia memperbaiki kondisi susah, niscaya saat itu Allah akan mengenalinya. Kedekatannya dengan Allah saat lapang, sangat bermanfaat dalam kondisi susah seperti ini. Ia akan disayang Allah dan dikabulkan permintaannya.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah …

Kondisi lapang, contohnya adalah saat kita sehat, kaya, memegang jabatan dan yang semisal dengan itu.

Sementara kondisi sulit, contohnya adalah kompilasi kita sakit, miskin, turun jabatan dan yang semisalnya.

Maka, saat kondisi fisik sehat , gunakanlah peluang emas untuk lebih seru dalam beribadah bagi Allah ta’ala. Saat meminta-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Tunaikan shalat berjamaah di masjid dan ringan tanganlah dalam membantu orang lain yang membutuhkan bantuan.

Bila itu dilakukan, insyaAllah kita akan mengajak Allah agar kuat dalam menjalani ujian sakit. Akan terasa ringan dalam mengatasi penderitaan itu. Akan dibantu untuk bisa bersabar dalam persetujuan ketidaknyamanan. Dan mungkin juga akan segera dikaruniai kesembuhan oleh Allah ta’ala. Itulah di antara buah-buahan lain dari pertentangan kita pada Allah, saat kondisi tubuh kita sedang sehat.

Setali tiga uang, saat sedang rizki sedang lancar . Tunaikanlah zakat harta kita, jangan lupakan saudara-saudara kita kaum fakir-miskin dan dhu’afa. Dukung proyek-proyek kebaikan Islam.

Jika itu dijalankan, insyaAllah kompilasi rizki seret, keimanan kita akan tetap kokoh karena dijaga oleh Allah ‘azza wa jalla . Rizki yang sedikit akan tetap mencukupi kebutuhan kita, karena diberkahi oleh Allah. Dan mungkin badai ujian ekonomi ini akan segera berakhir. Itulah antara buah lainnya dari ketaatan kita lebih dulu dari Allah saat rizki sedang lancar.

Tidak jauh berbeda Pergunakanlah kesempatan emas untuk disetujui dan jalankan aturan-aturan Allah, bukan sebaliknya melanggarnya. Adakanlah kegiatan-kegiatan yang tidak menabrak aturan agama. Berusahalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan malah memperkaya diri sendiri dan kroni-kroni. Imbangkanlah pembangunan fisik dan mental, jasmani dan rohani. Jangan timpang antara satu.

Jika seluruh kelebihan itu ditunaikan, insyaAllah saat turun dari kursi, kita akan tetap disegani dan disetujui oleh rakyat dan bawahan. Akan ikhlas dalam persetujuan ketetapan Tuhan. Serta yang paling istimewa dari itu semua, insyaAllah akan memperoleh keridhaan dari Allah Yang Maha Rahman. Itulah antara lain buah manis dari persetujuan kita kepada Allah, saat sedang menunggu kursi disetujui.

أقول قولي هذا ، وأستغفر الله لي ولكم ولجميع المسلمين والمسلمات ، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

KHUTBAH KEDUA:

الحمد لله “ غافر الذنب وقابل التوب شديد العقاب ذي الطول لا إله إلا هو إليه المصير ”, وأشهد أن لا إله إلا الله لا ند له سبحانه ولا شبيه ولا مثيل ولا نظير , وأشهد أن محمدا عبده ورسوله البشير النذير والسراج المنير , صلى الله وسلم وبارك عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَكُلِّ تَابِعٍ مُسْتَنِيْرٍ.

Sidang Jum’at yang kami hormati …

Allah Subhanahu wa ta’ala mengingatkan kita hakikat kekuasaan dan kemuliaan itu milik Allah ‘azza wa jalla . Dia yang memberi jabatan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Dia juga yang mencabut jabatan dari siapa pun yang yang dikehendaki-Nya.

“قل اللهم مالك الملك تؤتي الملك من تشاء وتنزع الملك ممن تشاء وتعز من تشاء وتذل من تشاء بيدك الخير إنك على كل شيء قدير”

Artinya : “Katakanlah (Muhammad),” Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau mendukung kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun Engkau yang diinginkan. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun Engkau kehendaki. Di tangan Engkau lah segala kebaikan. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu ”. QS. Ali Imran (3): 26.

Karenanya, jangan sampai hadiah Allah terdiri dari kekuasaan itu, putuskan digunakan untuk membantah Sang Pemberi hadiah ini, yaitu Allah subhanahu wa ta’ala ..

هذا; وصلوا وسلموا -رحمكم الله- على الصادق الأمين; كما أمركم بذلك مولاكم رب العالمين, فقال سبحانه: “إن الله وملائكته يصلون على النبي يا أيها الذين آمنوا صلوا عليه وسلموا تسليما”.

اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد, اللهم بارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد.

ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين

ربنا اغفر لنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين آمنوا ربنا إنا روم

ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا وهب لنا من لدنك رحمة إنك أنت الوهاب

اللهم نج إخواننا المؤمنين المستضعفين في بورما ، وسوريا ، وفلسطين ، وفي كل مكان

اللهم اشدد وطأتك على كفار بورما الظالمين ، وعلى جيوش بشار المج ريم ومن حالفهم من الروس والصين وانا

اللهم اجعلها عليهم سنين كسني يوسف

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين

وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين. أقيموا الصلاة…

@ Pesantren “Tunas Ilmu” Kedungwuluh Purbalingga, 25 Dzulqa’dah 1438/18 Agustus 2017

Post Terkait

Allah Lebih Tahu
28 Mei 2020

Allah Lebih Tahu

0 Komentar

KELUAR